Tepung kentang semakin populer sebagai bahan olah bagi berbagai industri pangan. Daya substitusi yang tinggi terhadap tepung lain termasuk tepung terigu ikut mendukung. Indonesia masih harus mengembangkan industri pengolahan tepung kentang karena sejauh ini sebagian besar kebutuhan masih berasal dari impor.
Tepung kentang saat ini luas digunakan oleh industri makanan untuk berbagai jenis makanan termasuk roti, biskuit, donat, keripik, perkedel dan aneka kue-kue basah. Selain itu industri pengolahan pangan juga menggunakannya sebagai bahan pengental, pengikat, pembentuk, anti lengket dan sebagainya.
Informasi BB Pascapanen, Bogor menyatakan pengembangan produksi tepung kentang di Indonesia masih menghadapi banyak kendala. Di antaranya menyangkut proses pencoklatan yang bisa terjadi pada setiap tahap pengolahan dan menyebabkan tepung berwarna kusam dan tidak menarik.
BB Pascapanen telah mempelajari hambatan-hambatan tersebut dan merumuskan saran-saran seperlunya bagi inovasi teknik pengolahan untuk tepung kentang yang selain warna dan sifat-sifat fisiko kimia baik, rendemen juga optimal.
Tepung kentang dengan warna yang menarik dan lebih putih dan mutu stabil pada masa simpan yang lebih lama akan lebih menarik bagi industri pengguna.
Hasil studi itu menunjukkan tepung kentang dengan warna dan mutu baik bisa diperoleh dengan metode penghambatan terhadap reaksi pencoklatan yang bersifat enzimatis maupun non enzimatis. Antara lain dengan menerapkan kombinasi perlakuan fisik (blansir), zat penghambat dan proses pengeringan pada suhu rendah. Upaya itu dilengkapi dengan penekanan terhadap akumulasi gula reduksi selama penyimpanan umbi kentang.
Blog archive
-
▼
2010
(99)
-
▼
December
(58)
- AKSES INFO PASAR
- Proposal Budidaya Jamur Tiram
- Manfaat Buah Tropika
- PETUNJUK TEKNIS
- Pengelolaan Limbah Ternak Untuk Peningkatkan Kuali...
- Pemanfaatan Teknik Kultur Antera Pada Pemuliaan Ta...
- Kulit Buah Manggis Instan BB-Pascapanen Curi Perha...
- SURAT EDARAN MENPAN NOMOR 5 TAHUN 2010 (PENGANGKAT...
- Uji kandungan mikro organisme lokal (MOL)
- Pupuk Organik Cair (POC)
- Peranan bahan organik terhadap tanah
- Budidaya Padi Sawah dengan Pola "SRI"
- Pengobatan Tradisional untuk Ternak Kambing
- Formulasi Sabun Transparan dari VCO
- PENGENDALIAN NEMATODA PARASIT PADA BENIH PADI
- Wereng, Penyebar Virus Mengancam Produksi Beras In...
- MODEL USAHA AGRIBISNIS TERNAK SAPI POTONG BERSKALA...
- Praktek membuat pupuk padat & MOL
- Pengendalian Penyakit Rabies
- Prospek Tepung Non Terigu
- Petunjuk Pengunaan Promi untuk Jerami Padi
- Hasil Analisa Kompos Jerami dan Nilai Haranya
- Pengomposan Jerami
- Menjadikan EM-4 Teman Setia Petani
- TRICHODERMA
- Aplikasi EM Pada Lingkungan
- BIOTEKNOLOGI MIKROBA UNTUK PERTANIAN ORGANIK
- Proses Pembuatan Kulit Manggis Menjadi Zat Pewarna...
- NIRA
- Analisis Usaha Budidaya Manggis
- Mentan: Ketersedian Pangan Kita Aman!
- Pagar Talang Tekan Sarang Tikus
- Pembuatan Minyak Goreng
- Pembuatan Tortilla dari Ampas Tahu dan Susu
- GAPOKTAN MUNGKINKAH JADI BANK PETANI?
- Pembuatan Tepung Labu Kuning
- Memproduksi French Fries dan Kue Mangkok Ubi Jalar
- TEPUNG ANEKA UMBI SEBUAH SOLUSI KETAHANAN PANGAN
- Kentang Goreng dari Kerinci
- TEKNIK MENGHASILKAN TEPUNG KENTANG BERMUTU
- ROTI DAN MIE DARI SUKUN
- Membuat Dawet dari Jerami Padi
- Dawet dari Jerami Padi
- KOMPOS DALAM SISTEM PEMUPUKAN PADI SAWAH
- NYAMPLUNG Sumber Energi Biofuel
- Penyakit Busuk Pangkal Batang Kelapa Sawit
- Habitat Luwak Si Penghasil Kopi Luwak
- PENGENDALIAN NEMATODA PARASIT PADA BENIH PADI
- Tahu Tidak Asam, Lebih Lunak dan Kompak
- FORMULASI BERAS MUTIARA DARI UBIJALAR
- PUPUK & PESTISIDA ORGANIK DARI LIMBAH TAHU
- DAMPAK STRES PANAS PADA FASE-FASE PERTUMBUHAN PADI
- Mengembangkan Susu Fermentasi Khas Indonesia
- PENGAWETAN DAN KEMASAN BUNGA POTONG ALPINA
- PERMENTAN BAGI PPL
- Membuat Dan Mengaplikasikan Pestisida Nabati
- PENGUMUMAN KONTRAK KERJA THL-TBPP 2010 BAGI ANGKAT...
- Puluhan Ribu THL Pertanian Bakal Jadi CPNS
-
▼
December
(58)


